Cara berpakaian seseorang mencerminkan kepribadian pemakainya. Bagi mereka yang berpikiran ceria,  bahkan tidak jarang dengan banyak motif.

Apa yang membuat mereka berbeda dari kebanyakan koleksi busana muslimah yang lain adalah unik dan memotong bahan yang digunakan. Sebagian besar potongan-potongan pakaian muslim mereka menggunakan teknik asimetris, sehingga menciptakan mode sederhana yang tidak pasar.

Hijab adalah Hadiah dari Allah

            Benar hijab (termasuk khimar dan jilbab) adalah karunia dari Allah SWT. Anda tidak memakai untuk umat Islam lainnya hanya untuk Islam atau membuat fungsi-fungsi lain (nampaknya perempuan lebih banyak agama) lebih nyaman. Saya tidak terganggu dengan rambut Anda! Saya tidak hijabi sisters out there yang bekerja pada perfecting mereka deen oleh berkonsentrasi pada keesaan Allah SWT tidak menyinggung perasaan saya apa-apa, dengan menggambar dekat HIM dalam doa. Baik saya tidak memakai jilbab sisters asalkan tidak ada yang penolakan apa yang Qu’ran perintah: hijab. Anda tidak memakai Anda hijabs untuk saya, atau orang lain, tetapi untuk diri sendiri. Allah SWT memberikan anda karunia anda hijabs, sekaligus sebagai simbol dari kesetiaan dan ketaatan dan kasih kata-Nya, dan untuk melindungi tubuh Anda dari prasangka dan kecemburuan dari sebagian besar orang lain.

Ini adalah alat untuk membantu anda dalam kebenaran, dan ia adalah bodoh dilemparkan ke samping seperti hadiah, namun Allah SWT menjaga saya, kurangnya hijab tidak membuat Anda dosa-inkarnasi sebagai stupid beberapa buku tentang subjek sekali membaca (LOL Aalia, jazzakallah kheir untuk tidak memberikan saya yang ekstrim sekolah pemikiran dari sampah) maupun saya iri hati anda semua dan menolak Anda berjalan ke jalan yang lurus karena saya dapat melihat semua keindahan fisik. Saya berharap Anda dapat memahami hijab, bukan sebagai pointless aturan, yang amat perintah, tetapi untuk mencintai Allah SWT, dan semua manfaat yang begitu outweight pada menit inconveniences rambut kita yang hilang, dan merugikan orang lain.

Menjadi contoh berjalan jika Islam, adalah karunia, seperti yang Allah SWT memerintahkan seluruh malaikat untuk membuat sajood manusia. Aku ingin menjadi hadiah yang layak. Jadi saya mematuhi semua Saya memahami menjadi hadiah yang diberikan dan mengambil bangga atas sebelum saya, dan berdoa untuk berjalan di jalan yang lurus. Saudara, saya akan memberitahu Anda, tetapi sekali. Saya tidak percaya dalam mode polisi, Nashiha harus cukup tajam dan swasta yang pertama kali tidak dapat diulang, dan jika seseorang berpaling dari karunia Allah SWT, khalas, hendaklah mereka berada, dan berdoa untuk Anda sendiri langsung berjalan, karena terdapat banyak hadiah dari pemahaman yang mengelakkan individu. Membimbing kita semua ke jalan yang lurus, amin.

Busana Muslimah yang Salah

      Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh muslimah indonesia dalam memakai busana muslimah :

1. Tidak menutup aurat secara sempurna

       Banyak dari busana muslimah yang ada sekarang tidak menutup aurat secara sempurna, melainkan terdapat celah-celah yang memperlihatkan aurat walau hanya sedikit. selain muka dan telapak tangan, tidak boleh terlihat walaupun sedikit. Aurat yang sering ditampakan dalam berbusana muslimah yang salah antara lain:
2. Ketat
Hal ini yang banyak belum diketahui para muslimah, bahwa Islam melarang muslimah berbusana ketat. alu apa batasan ketat? Dalam kitab Hijab Mar’atil Muslimah, Syaikh MLuhammad Al-Albani menjelaskan bahwa busana muslimah dikatakan ketat jika dapat menggambarkan bentuk anggota tubuhnya. Hal ini berdasarkan hadist Usamah: Usamah bin Zaid pernah berkata : Rasulullah pernah memberiku baju Quthbiyah yang tebal yang merupakan baju yang dihadiahkan oleh Dihyah Al-Kalbi kepada beliau. Baju itu pun aku pakaikan pada istriku. Nabi bertanya kepadaku : “Mengapa kamu tidak mengenakan baju Quthbiyah ?” Aku menjawab : Aku pakaiakan baju itu pada istriku. Nabi lalu bersabda : “Perintahkan ia agar mengenakan baju dalam di balik Quthbiyah itu, karena aku khawatir baju itu masih bisa menggambarkan bentuk tulangnya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi dengan sanad Hasan). Jadi, baju ketat bukan hanya baju yang kainnya menempel dengam erat dikulit, namun termasuk juga baju yang agak longgar namun masih dapat menggambarkan siluet dan bentuk tubuh. Seperti pada beberapa baju gamis muslimah yang banyak digunakan sekarang, yang terdapat belahan pada bagian pinggulnya sehingga bila digunakan masih bisa memperlihatkan lengkung pinggang dan pinggul atau siluet si pemakai. Termasuk ketat juga jilbab yang terdapat karet atau ikatan dibagian lehernya yang bila digunakan dapat menggambarkan bentuk kepala, leher dan bahu si pemakai. Suatu kesalahan pula yang banyak dilakukan para jilbaber yang sudah berjilbab besar, yaitu memakai jaket di luar jilbabnya. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi jilbab yang menutupi bentuk tubuh bagian atas. Dengan memakai jaket di bagian luar jilbab, akan memperlihatkan bentuk tubuh, bentuk siluet, bahu, lengan, dan lengkung pinggang si pemakai.
3. Jilbab terlalu pendek
         Sungguh mengherankan beberapa saudara kita muslimah, yang ia sudah menyadari wajibnya menutup aurat, namun di dalam hatinya masih ada keinginan untuk menonjolkan bagian-bagian tubuhnya agar terlihat indah dimata laki-laki . Bahkan kadang hanya sepanjang leher dan diikat-ikat dileher sehingga bagian dada (maaf) tidak tertutupi jilbab.
http://www.batterymall.co.uk/mimpi-indonesia-menjadi-kiblat-fashion-muslim-dunia/